kasus corona per 1 juli
Data WHO per 1 Juli pukul 20.00 WIB

Kasus Corona tembus 10 juta, meninggal dunia 500 ribu jiwa

Posted on

Dua landmark terkait virus Corona telah dilalui. Lebih dari 10 juta kasus Covid-19 telah dilaporkan dari seluruh dunia dan jumlah kematian terkait penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 itu kini telah melewati batas setengah juta.

Terkait jumlah kematian dan kasus penularan, Amerika Serikat terus memimpin dengan total seperempat dari jumlah di seluruh dunia. Brasil, yang memiliki presiden populis sayap kanan telah menangani krisis dengan menggambarkan virus sebagai “fantasi media”, mendorong untuk menunda lockdown sekaligus mempermudahnya lebih awal, mencoba untuk menyembunyikan peningkatan jumlah kasus, dan mengancam akan keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dampaknya, kini negara asal Tim Samba tersebut berada di urutan kedua dunia dengan 1,34 juta kasus. Diikuti oleh Rusia yang telah menyangkal pandemi ini selama berbulan-bulan dengan lebih dari 630.000 kasus.

Menurut pejabat kesehatan di seluruh dunia, jumlah kasus sebenarnya jauh lebih tinggi. Banyak orang yang mengalami virusnya dengan gejala ringan atau tanpa gejala, sehingga tidak diuji meskipun masih menular. Selain itu, setiap negara memiliki cara penghitungan angka kematian yang berbeda. Oleh karena itu, banyak kasus yang tidak terdiagnosis dan kematian akibat Covid-19 yang mungkin tidak dilaporkan.

Virus Corona ini pertama kali diidentifikasi pada bulan Desember 2019 di kota Wuhan, Cina. Kota tersebut langsung menerapkan lockdown total untuk membatasi penyebarannya. Pada analisis lanjutan menunjukkan bahwa virus tersebut rupanya sudah ada di kawasan tersebut sejak pertengahan November dan sudah mencapai Italia satu bulan berikutnya. Padahal, kasus resmi pertama di Italia baru disebutkan lebih dari satu bulan setelahnya, menjadikan Italia sebagai negara Eropa pertama yang paling terpukul.

Lebih dari setengah orang yang terjangkit penyakit ini telah pulih, meskipun banyak yang mengalami kerusakan parah pada saluran pernapasan dan paru-paru mereka. Kita juga masih belum tahu apa saja kerusakan jangka panjangnya. Para profesional medis sudah berjuang untuk mengidentifikasi perawatan yang efektif, dan tampaknya obat Dexamethasone telah cukup efektif dalam uji coba mengurangi kematian pasien yang membutuhkan ventilator.

Baca juga :  Tengkar Komentar Konser Amal

Faktor kunci yang dapat membantu umat manusia dalam mengendalikan pandemi ini adalah dengan pengembangan vaksin. Beberapa vaksin kini tengah dipersiapkan dan WHO berharap dapat memproduksi beberapa ratus juta dosis vaksin yang berhasil pada akhir tahun ini.

Data kasus corona up to dateWHO WHO dapat dibuka di situs